Diberitahukan kepada seluruh alumni pelatihan KTI yang diselenggarakan oleh KOTA dan semua mahasiswa/i yang ingin bergabung dengan KOTA, KOTA membuka peluang bagi kalian yang ingin berubah menjadi lebih baik. Namun, ada persyaratan yang harus kalian penuhi jika kalian benar-benar ingin join dengan KOTA. Berikut persyaratannya:
1. Membuat sebuah tulisan dengan tema Teknologi (jenis tulisan terserah, bisa cerpen, opini, essay, dll) kecuali puisi dan pantun.
2. Panjang tulisan tidak ditentukan.
3. Tulisan ditulis dengan font Times New Roman, 12 pt, margin 4 (atas & kiri) 3(kanan & bawah).
4. Bersedia membayar iuran KOTA sebesar Rp 2.000,00 /minggu (seandainya lulus) dan memiliki komitmen tinggi.
5. Menyertakan biodata diri dengan format sebagai berikut.
Nama :
Tempat/tgl lahir :
Fak/Jur/Angk :
No. Hp :
6. Tulisan dikirim ke email KOTA di tintaaceh@gmail.com (khusus tulisan diketik di word dan diattach(dilampirkan), jangan dicopy paste).
7. Tulisan diterima paling lambat tanggal 23 Agustus 2009 pukul 00.00. Pengumuman calon anggota baru yang lolos tanggal 1 September 2009, akan dihubungi ke nomor Hp yang bersangkutan oleh Humas KOTA.
Gimana??? Berminat kan? Silahkan buktikan tulisan kalian berhak membuat kalian ada di KOTA karena sekaranglah "saatnya pena Aceh bicara."
20 Desember 2008
Bila mendengar kata video game, yang langsung terbesit di benak orang tua adalah rasa kekhawatiran akan dampak buruk dari video game itu terhadap anak-anak mereka yang suka bermain video game. Kebanyakan orang tua akan langsung berpikir bahwa video game membuat anak menjadi malas belajar dan baca buku, memiliki sifat individualis atau suka menyendiri, jadi lupa waktu, bahkan menyebabkan timbulnya sifat agresif atau kekerasan pada anak. Pokoknya yang terpikir adalah sisi negatif dari video game tersebut.
Kalau dulu orang tua bisa berkata begitu, sekarang sudah tidak jamannya lagi. Faktanya sekarang, video game juga membawa dampak yang positif bagi para playernya. Dan sekarang, beberapa sekolah di luar negri sana, sudah ada yang menggunakan video game sebagai media edukasi.
Menurut James Paul Gee, dosen di University of Wisconsin – Madison, Amrik, sebagian besar yang dituduhkan pada video game tidaklah benar. “Game juga ada manfaatnya, kok”, ujar penulis buku What Video Game Have to teach Us About Learning and Literacy ini. Jumlah peneliti yang setuju dengan Gee pun makin bertambah. Jika digunakan dengan benar, video game dan game komputer berpotensi sebagai sarana untuk belajar.
Beberapa jenis game, diteliti juga memiliki nilai-nilai edukasi. Misalnya, game simulasi dan petualangan seperti Sim City dapat membantu mengembangkan pemikiran strategis dan skill merancang pada anak-anak. Selain itu, para guru dan ortu juga juga berpendapat, game-game dapat meningkatkan kemampuan anak-anak dalam matematika, membaca, dan mengeja.
Para peneliti di Teachers Investigating Educational Multimedia,Inggris, menemukan, mereka yang main game komputer tertentu membuat otak pemainnya kian andal. Setelah meneliti lebih dari 700 sukarelawan usia 7 hingga 16 tahun, terbukti kemampuan logika, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan memecahkan persoalan meningkat. Riset juga membuktikan bahwa game mampu mengembangkan pola pikir strategis pada anak. Hasil lainnya, terungkap bahwa anak-anak pada usia tersebut lebih suka main game berdua atau rame-rame daripada main sendirian. So, siapa bilang gamer itu individualis?
Beberapa peneliti dari University of Rochester, New York, Amrik, juga melakukan riset. Dalam riset ini, gamer berusia antara 18 – 23 tahun dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama memainkan game Medal of Honor satu jam tiap hari selama sepuluh hari betrurut-turut. Hasil penelitian menyatakan bahwa mereka lebih memiliki fokus terhadap apa yang terjadi di sekitar mereka, dibandingkan mereka yang jarang main game apalagi tidak pernah (kelompok kedua). Gamer-gamer itu juga mampu menguasai beberapa hal dalam waktu yang sama.
Selain itu, bermain game dapat membuat orang tertarik pada hal-hal baru. Banyak game yang dibuat berdasarkan sejarah-sejarah atau mitology yang ada di dunia. Misalnya saja, geme keluaran Koei, yaitu Samurai Warrior yang diangkat dari sejarah jepang dan Kingdom Warrior yang didasarka pada sejarah Cina kuno. Paling tidak, kita jadi tau tokoh-tokoh yang muncul dalam sejarah dan kejadian yang terjadi pada masa itu. Hal ini bisa manimbulkan rasa ingin tahu lebih banyak tentang sejarah-sejarah tersebut.
Game sekarang juga banyak yang based on movie, yang mana movie tersebut juga diangkat dari cerita di dalam buku atau novel terkenal, seperti Harry Potter, ataupun The Da Vinci Code. Nah, untuk orang tua, bisa saja mengajak anaknya yang suka main game sejenis ini untuk pergi ke toko buku melihat-lihat buku-buku yang dijadikan game-game tersebut. Anak-anak bisa jadi lebih tertarik untuk membaca buku.
Game-game sekarang semakin kreatif saja, genre-nya pun bervariasi. Kita bisa memilih game sesuai dengan genre yang kita sukai. Setiap game memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Ada game yang ber-genre adventure atau rpg(role playing game) yang biasanya menyajikan suatu storyline yang bisa jadi pengalaman baru bagi para gamer. Juga ada game sejenis Brain Age yang bisa melatih kemampuan otak kiri dan kanan kita setiap hari. Game-game action yang biasanya mengharuskan gamer memiliki respon yang cepat untuk menjalankan aksi-aksi di dalam game.
Game keluaran luar negeri yang sampai ke Indonesia biasanya masih dalam versi bahasa asingnya, misalnya game masih disajikan dalam versi bahasa jepang ataupun bahasa Inggris. Nah, sebenarnya hal ini merupakan suatu keberuntungan bagi gamer Indonesia. Game bisa jadi media yang asyik buat belajar bahasa Inggris. Bahasa Inggris yang digunakan di dalam sebuah video game juga bervariasi. Ada tipe bahasa Inggris yang formal dan puitis, seperti pada game trilogi Xenosaga. Ada juga yang menggunakan bahasa Inggris type friend style. Jadi, kosakata bahasa Inggris kita bisa jadi lebih kaya. Bagi yang ingin meningkatkan kemampuan dalam membaca huruf-huruf Jepang(Kanji, hiragana, ataupun katakana), ada juga tuh game yang masih dalam versi Jepang-nya. Nah, bertambah satu lagi kebaikan dari video game.
Setelah melihat semua fakta kebaikan video game diatas, namun tidak bisa kita pungkiri bahwa game juga memiliki sisi negatif. Juga ada game yang mengandung kekerasan dan pornografi di dalamnya. Game semacam ini memang tidak layak untuk dimainkan khususnya anak-anak. Oleh karena itu, para gamer haruslah berhati-hati dalam memilih suatu game yang akan dimainkan. Pilihlah game yang memiliki rating sesuai dengan usia kita. Dan di sinilah diperlukan peran orang tua dalam mengawasi anak-anaknya dalam memilih video game.
Game juga tidak baik jika dimainkan secara berlebihan. Apapun yang dilakukan secara berlebihan tentunya akan membawa dampak yang tidak baik. So, buat para gamer, jangan overdosis dalam bermain game. Dan bagi ortu-ortu yang sangat memperhatikan perkembangan anaknya, jangan langsung melarang anaknya bermain game. Ayo dong gabung sama anaknya bermain game, bisa tambah kekompakan sambil terus mengawasi perkembangan anaknya.
Kebaikan-kebaikan videogame yang sekarang telah terbukti, memang menjadi kabar gembira buat para pecinta video game. Namun bukan berarti main video game lebih baik dari pada belajar dan mengerjakan pr. Intinya kita jangan sampai lupa waktu dalam bermain game. Kita juga harus membedakan antara dunia maya dan dunia nyata. Dewasalah dalam bermain game. Sebenarnya, manfaat dari video game tergantung dari gamer-nya sendiri dalam mengambil manfaat dari video game tersebut.
Resentator : Vera Halfiani
23 November 2008
1. Identitas Buku:
Judul Buku : Sang Alkemis
Pengarang : Paolo Coelho
Judul asli : O Alquimista
Jumlah halaman : 216 halaman
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2005
Kota terbit : Jakarta
Harga buku : Rp. 27.000,-
2. Sinopsis
Seorang anak laki-laki bernama Santiago sedang duduk bersama domba-dombanya. Malam itu, ia memutuskan untuk menginap di sebuah gereja terbengkalai. Atap gereja itu sudah runtuh dan sebatang pohon sycamore yang sangat besar tumbuh di tempat sakristi pernah berdiri. Anak laki-laki itu sudah dua kali memimpikan hal yang sama. Ia bermimpi ada seorang anak yang memindahkannya ke piramida-piramida di Mesir dan mengatakan bahwa ia akan menemukan harta karun. Tapi anak kecil itu tidak mengatakan di mana letak harta karun itu.
Penasaran akan mimpinya itu, anak laki-laki itu menemui seorang perempuan gipsi peramal untuk mananyakan arti dari mimpinya. Perempuan gipsi itu mengatakan bahwa anak itu harus pergi ke piramida-piramida itu untuk menemukan hartanya. Perempuan gipsi itu tak memberikan petunjuk apa pun. Kemudian anak itu bertemu dengan seorang pria tua yang mengaku sebagai raja Salem yang mengatakan bahwa ia bisa memberi petunjuk tentang harta karun itu, asalkan anak itu mau memberikan sepersepuluh dari domba-dombanya. Lalu, orang tua itu mengajarkan agar anak itu bisa membaca pertanda-pertanda dan memberikan batu Urim dan Tumim untuk membantu anak itu mengambil keputusan. Akhirnya Santiago menjual dombanya yang tersisa, dan memulai perjalanan mimpinya.
Santiago memulai perjalanannya menuju Afrika dan sampailah ia pada kota bernama Tangier. Tapi sungguh tidak beruntung, ia ditipu dikota itu sehingga semua uangnya hilang kecuali batu Urim dan Tumim. Kemudian ia bertemu dengan seorang pedagang yang menjual gelas-gelas kristal, dan ia bekerja pada pedagang itu.
Setahun ia bekerja di toko kristal dan sudah memiliki cukup uang, ia teringat kembali akan mimpinya dan memutuskan untuk memulai kembali perjalanannya menuju piramida-piramida itu. Ia harus melewati gurun Sahara dan bergabung dengan rombongan karavan yang menuju Oasis Al-Fayoum. Di dalam rombongan itu ia bertemu dengan seorang berkebangsaan Inggris yang berkeinginan untuk menemui seorang Alkemis yang telah berhasil menemukan Karya Agung yang dituliskan di Lempeng Zamrud berupa Ramuan Kehidupan dan Batu Filsuf di oasis itu.
Di Al-Fayoum, Santiago bertemu dengan cinta sejatinya, Fatima, gadis gurun yang setia menanti akan kepulangannya. Di oasis itu pula ia bertemu dengan sang alkemis yang menuntunnya menemukan harta karunnya. Alkemis itu membuat Santiago mengerti banyak hal. Anak laki-lak itu telah memahami jiwa dunia, bahasa universal, dan keagungan Tuhan, serta pentingnya membaca pertanda-pertanda dan endengarkan suara hati.
Anak laki-laki itu melanjutkan perjalanannya menuju piramida-piramida Mesir bersama dengan sang alkemis. Ia berpisah dengan alkemis itu di sebuah biara coptic. Dan tak jauh lagi anak itu akan sampai di piramida-piramida itu.
Sesampainya di mesir, ia melihat piramida-piramida yang sangat indah, tapi tak menemukan harta karunnya. Ketika ia sedang menggali pasir mencari harta karunnya, segerombolan orang datang dan merampas barang-barang mili anak itu. Santiago diam saja dan ia dipukuli oleh gerombolan itu. Akhirnya Santiago menceritakan tentang harta karunnya. Segerombolan orang itu tertawa. Pemimpinya mengatakan bahwa ia juga pernah mendapat mimpi berulang di tempat ini. Di dalam mimpinya, ia disuruh pergi ke padang-padang Spanyol, mencari sebuah gereja terbengkalai tempat para gembala dan domba-dombanya tidur. Kalau ia menggali akar-akar pohon sycamore yang tumbuh di antara puing-puing sakriati, ia akan menemukan harta karun.
Kemudian gerombolan itu meninggalkan anak laki-laki itu. Sedangkan si anak laki-laki tertawa, seban ia sudah tau di mana harta karunnya berada.
3. Usur-unsur Intrinsik
Tema : Perjalanan Takdir dan Kehidupan
Amanat :
Di dalam cerita tersirat makna bahwa kita harusnya mengikuti kata hati kita, karena hati adalah harta karun yang akan menuntun kita. Dan kebahagiaan sebenarnya adalah menikmati keindahan di sekitar kita tanpa melupakan hal-hal penting dalam hidup kita. Di dalam hidup kita harus meraih mimpi kita dan jangan pernah menyerah untuk itu.
Alur : alur maju
Latar : cerita terjadi di Andalusia (Spanyol), Tangier (Afrika), Gurun Sahara, Oasis Al-Fayoum, Mesir.
Tokoh dan penokohan:
• Santiago
Anak laki-laki penggembala domba ini memiliki sifat antusias terhadap mimpi yang dialaminya. Ia juga seorang pemberani yang dibuktikan dengan kesediaannya menempuh perjalanan panjang antar benua untuk membuktikan mimpinya.
• Sang Alkemis
Tokoh yang menjadi guru bagi Santiago ini memiliki watak yang bijak. Ia menjadi orang yang serba tahu akan apa yang akan terjadi. Ia seolah telah tau bahwa ia akan bertemu dengan Santiago dan akan membimbingnya dalam mencapai mimpi.
• Fatima
Gadis yang ditemui oleh Santiago di Oasis Al-Fayoum dalam perjalanannya ke Mesir ini adalah gadis yang sabar. Ia juga setia dan bersedia menunggu Santiago kembali menemuinya setelah Santiago berhasil mencapai mmpinya.
• Melkisedek
Melkisedek adalah orang tua yang mengaku sebagai Raja Salem, yang secara tidak langsung menyuruh Santiago untuk mengikuti mimpinya. Orang tua ini muncul dan menghilang secara tiba-tiba, tetapi sebenarnya ia adalah orang tua yang bijak dan berwibawa.
• Pemilik toko kristal
Orang baik hati yang yang telah membantu Santiago ketika seluruh uang yang dimiliki Santiago dicuri. Hidupnya agak monoton, tetapi ia banyak mengajarkan kebijakkan hidup pada Santiago.
Sudut pandang : Pengarang sebagai orang ketiga pelaku di luar cerita
4. Tujuan pengarang
Pengarang cerita ini ingin menyampaikan pada pembaca bahwa setiap manusia memiliki cerita hidupnya masing-masing, dan manusia itu sendirilah yang memilih dan menentukan nasib kehidupannya. Hati manusia adalah harta karun manusia itu sendiri dan hidup sebenarnya harus dinikmati selagi kita menjalani proses dalam pencarian dan pencapaian mimpi kita.
5. Tujuan resentator
Novel “Sang Alkemis” mengandung cerita yang banyak memberikan makna kehidupan. Buku ini menarik untuk dikupas ceritanya. Dengan membaca buku ini kita dapat menambah pengetahuan akan hidup dan mimpi, serta memiliki pandangan baru tentang kehidupan.
6. Keunggulan buku
Berbeda dengan kisah-kisah modern yang banyak muncul dalam karangan metropop saat ini, kisah dalam novel “Sang Alkemis” menyajikan cerita tentang kehidupan yang sebenarnya dimana sesungguhnya setiap manusia memiliki mimpi dan punya kekuatan untuk mencapainya. Cerita ini mengandung banyak makna tersirat serta kata-kata bijak yang bisa memberi inspirasi pada pembaca, bahkan cerita ini bisa menjadi motivasi untuk membangkitkan semangat dalam meraih mimpi dalam hidup.
7. Kelemahan buku
Kata-kata yang disajikan dalam cerita ini banyak mengandung makna yang tersirat sehingga akan sulit dimengerti oleh orang awam dan akan agak membosankan bila pembaca tidak mengerti makna dari cerita.
8. Kesimpulan dan saran
Secara umum, novel ini mempunyai cerita yang khas dan menarik, sehingga akan menjadi kisah baru yang akan menambah inspirasi. Buku ini cukup bagus untuk dibaca dan menjadi koleksi para pecinta buku.
25 November 2008
Namun, sesungguhnya ulang tahunku ini bukan hanya pertambahan umur saja, tapi ini berarti jatahku untuk jadi makhluk bumi juga berkurang. Jujur, aku masih belum siap bila harus menghadap-Nya dalam waktu dekat. Meskipun aku tahu, jika memang waktuku telah tiba, siap atau tidak aku akan tetap menghadap-Nya.
Saat ini aku sedang merenungkan dan berpikir tentang apa saja yang telah aku lakukan setahun lalu, apakah ada keuntungan untuk diriku, untuk orang di sekitarku, untuk orang yang aku cintai dan bahkan orang tuaku seperti yang pernah dikatakan temanku. Tapi, aku belum bisa mencintai semua yang telah kulakukan, bahkan untuk waktu 24 jam ini, aku belum bisa memastikan berapa banyak hal kulakukan dengan cinta. Maksudku, kegiatan atau rutinitas apa saja yang benar-benar aku cintai dan aku melakukannya dengan ikhlas dan hanya mengharap ridho-Nya ? Nyaris tidak ada mungkin.
Sebenarnya aku ingin lebih mawas diri. Aku tidak tahu apakah 31.536.000 detik yang terlewat telah kugunakan dengan baik atau tidak untuk memenuhi segala perintah-Nya. Apakah aku orang yang sigap atau sesegera mungkin dalam memenuhi undangan-Nya untuk mendirikan shalat atau barangkali kumandang suara azan ternyata belum mampu menghentikan aktivitas duniawiku? Aku sadar masih jauh dari itu. Dan tidak sepantasnya aku menggerutu bila doaku belum disambut oleh-Nya. Seharusnya aku sadar diri, aku belum mampu maksimal memaksa jiwa dan raga untuk memenuhi perintah-Nya.
Aku juga punya segudang mimpi yang beberapa di antaranya adalah my near plan. Dan aku sangat bersyukur karena diriku dianugerahi teman-teman yang bisa memberiku memotivasi setiap saat. Aku bangga bisa menjadi bagian dari hari-hari mereka. Saat kuceritakan mimpi-mimpi besarku, mereka sangat mendukungku. Mereka benar-benar memberiku support sepenuhnya. Namun, bukan tak ada yang menertawakanku bahkan menganggap aku orang gila. Ya…karena mimpiku terlalu tinggi kata mereka. Aku sempat down dan jatuh untuk beberapa saat. Tapi, ya… itulah gunanya teman. Motivasi dari mereka membuatku bisa survive dan tetap bertahan hingga kini. Sampai aku mendengar kata-kata dari salah satu dosenku. Kata beliau sukses itu berawal dari mimpi. Jadi bermimpilah setinggi mungkin, dan biarkan mimpimu mengambang bersama bintang-bintang di langit karena ketika engkau tidak mampu menggapai mimpi tertinggimu dan ahirnya kau pun terjatuh, maka kau akan tersangkut di bintang-bintang yang senantiasa tetap bersinar di langit nan indah.
Beberapa mimpi dan targetku telah tercapai. Lalu apa? Apa yang harus kubanggakan dari semua itu.. Tidak ada. Hanya rasa syukur yang sepatutnya kupanjatkan. Karena izin-Nyalah aku bisa sejauh ini. Aku jadi ingat dengan pesan dari temanku. Katanya, di langit masih ada langit. Ketika aku berada di atas langit, aku harus tetap ingat bahwa diriku pernah berada di dataran yang paling rendah. Dan ketika aku berada di atas langit, aku juga harus tetap ingat bahwa banyak orangyang membanggakan diriku dan mereka pulalah orang yang selalu membantuku dengan bentuk kesetiaan mereka, keikhlasan mereka, dan dengan doa mereka aku bisa seperti sekarang ini.
Terima kasih ya Allah. Aku berjanji, kesempatan yang kau berikan akan kumanfaatkan dengan baik. Terima kasih juga Kau telah menganugerahiku teman-teman yang telah mendukungku selama ini. Semoga aku bisa lebih baik ke depannya. Amin…
Yang berulang tahun
19 November 2008
Ketika kita melihat tingkah laku dan gaya hidup manusia di zaman yang sudah modern ini khususnya para remaja, sebagian besar dari mereka beragama Islam, mereka percaya akan adanya Allah swt, mereka percaya akan aturan-aturan yang ada dalam Al-quran, tapi dengan seenak hatinya mereka melakukan kemaksiatan di bumi Allah, pada hal mereka percaya akan adanya Allah swt.
Mengapa hal ini terjadi???
Ini terjadi karena mereka hanya percaya akan Allah hanya sebatas percaya, tapi tidak berkomitment dengan apa yang telah mereka percaya.
Krisis moral dan minimnya pengetahuan tentang agama juga merupaka penyebab itu terjadi.
Untuk menghindari hal tersebut terjadi kita harus mempunyai spiritual commitment, yaitu kepercayaan akan keeksistensian Allah dan juga keesaaan Allah SWT, sebagai manusia mungkin kita tidak bisa melihat Allah swt secara langsung, karena itu pula mungkin sulit bagi sebagian manusia untuk percaya akan keberadaan Allah.
Tapi kita bisa membuktikan kebaradaan Allah dan Allah itu Esa dari ciptaanNya dan keteraturan yang terjadi pada ciptaan-Nya.
Dengan perkambangan ilmu pengetahuan yang sudah modern seperti sekarang ini, banyak para ilmuwan yang telah membuktikan keteraturan yang terjadi di dunia ini yang tidak mungkin terjadi dengan sendirinya,misalnya setelah ditemukannya teleskop rakssasa Hubbel oleh Edwin Hubbel, kita bisa melihat kejadian-kejadian diluar angkasa dengan jelas,seperti misalnya kita bisa tau yang bahwa bulan berputar mengelilingi bumi dengan arah yang berlawanan dengan arah perputaran jarum jam, ternyata bumi juga mengelilingi matahari dengan arah yang sama yaitu berlawanan dengan arah jarum jam, hal yang sama juga terjadi pada perputran Galaksi di jagat raya. Itu baru keteraturan yang terjadi di luar angkasa.
Sekarang kita turun ke bumi, hal yang tidak jauh berbeda juga terjadi di bumi, bila kita telusuri ke dalam tubuh manusia, kita akan menemukan arah perputaran DNA di dalam tubuh manusia juga berputar dengan arah yang sama yaitu berlawanan arah dengan jarum jam.
Kemudian mari kita melihat bagaimana atom mengililingi inti Atom, disini kita juga akan menemukan hal yang sama yaitu atom mengelilingi inti atom juga dengan arah yang berlawanan dengan arah jarum jam.
Setelah kita menelusuri luar angkasa, kemudian masuk kedalam tubuh manusia dan melihat-lihat atom, sekarang mari kita melihat hal yang sama juga dilakukan oleh manusia di suatu tempat yang merupakan satu-satunya tempat yang mampu mengumpulkan 500 juta jiwa setiap tahunnya dari berbagai penjuru dunia yaitu di Mekkah Al-Mukarramah, ketika manusia mengelilingi ka’bah untuk bertawaf, manusia juga melakukannya dengan arah yang sama yaitu berlawanan dengan arah jarum jam.
Apakah hal-hal seperti ini pernah terpikirkan oleh kita
Subhanallah…. Sungguh luar biasa semua ini tidak mungkin diatur oleh banyak Tuhan haya satu Tuhan yang mampu mengaturnya. Apabila kita melihat semua itu dengan mata hati, sungguh kita akan percaya yang bahwa Tuhan itu satu dan Tuhan itu ada.
Banyak para ilmuan yang telah menemukan bahwa islam itu memang benar, tapi Sungguh sebenarnya orang-orang kafir itu tau akan kebenaran islam, tapi mereka terlalu angkuh untuk mengakuinya.
Ini merupakan sebagian kecil bukti yang menunjukkan bahwasanya Allah itu Esa dan Allah itu ada.
Kita harus mananamkan kuat-kuat spiritual comitment dalam diri kita agar dapat terbentuknya unshakable mentality atau mental yang tak mudah di goyahkan Jika kita sudah percaya dengan sebatul-betul percaya akan Allah insyaAllah tidak ada sesuatu apapun yang mampu menggoyahkan mental kita dari kepercayaan dan keimanan kepada Allah.
Karena sesungguhnya kita hidup untuk menjadi hamba Allah.
06 November 2008
Ada saat dimana kita tidak bisa memenuhi janji karena keadaan yang tidak bisa dihindari. Dan entah mengapa, hari ini aku seperti mendapat teguran dari Allah atas satu sikapku yang kurang bersyukur padaNya.
Untuk memenuhi beberapa janji hari ini, banyak sekali mendapatkan hambatan. Janji untuk rapat di KTC jam 10 pagi terhalang dengan pengumpulan laporan praktikum fisiologi tumbuhan. Dan sore ini, aku terlambat pergi rapat yang ditunda pagi tadi. Mengapa? Ada teman yang butuh didengar masalahnya. Dengan linangan air mata, bagaimana mungkin aku meninggalkannya? Sempat terlintas di pikiranku, antara janji rapat dengan mendengar masalah teman yang sangat penting, manakah yang harus kita pilih? Tentu ada konsekuensi saat memilih salah satu dari dua pilihan tsb. Bisa saja aku memenuhi keduanya, namun konsekuensinya adalah keterlambatan sampai di tempat rapat. Adilkah?
Namun bukan hal itu yang memenuhi kepalaku. Memori tadi sore yang masih melekat erat. Saat aku mendengar curhat teman tentang keadaan orang tuanya yang tidak ikut andil dalam membesarkan dirinya, tidak memberi kasih sayang yang seharusnya ia dapatkan, detik itu juga aku mengerti sebab mengapa dia memiliki sifat yang keras, kasar, dan “bebas”. Padahal ia seorang wanita. Ya! Ia tumbuh dalam keadaan dimana tidak ada bimbingan orang tua yang membentuk karakter diri, melainkan lingkungan yang terpolusi oleh hal yang sangat tidak baik untuk seorang wanita dewasa. Mendidik seorang wanita dan menjaga akhlak serta imannya sungguh tidak mudah. Dan sekarang adalah waktu yang tidak mudah baginya untuk berubah. Seorang penyair mengatakan, “ Jika ranting itu Anda luruskan, ia pasti bisa lurus dan tegak. Namun, jika kayu itu ingin Anda luruskan, mustahil ia menjadi lurus.”
“Aku tumbuh besar sendiri dari sejak kecil, jauh dari didikan orang tua, bahkan aku tidak mengenal pribadi mereka dan apa tuntutan mereka, Ela. Namun, yang membuat aku tegar berkali-kali adalah saat melihat anak-anak jalanan yang mencari rezeki dengan susah payah demi sesuap nasi sebagai penyambung hidup. Sedangkan aku hanya kehilangan kasih sayang, bukan dibuang seperti itu. Maka bersyukurlah mereka yang memiliki orang tua yang memperhatikan, menyayangi, dan mendidik mereka dengan penuh ketulusan. Sungguh...bersyukurlah... .”
Aku tidak sanggup membendung air mata yang menyesak keluar. Teringat, kadang aku merasa terganggu dengan sikap Mama yang berlebihan memproteksiku. Ayah yang tidak mengizinkan aku untuk belajar di luar Aceh karena alasan kesehatanku yang tidak bisa diajak kompromi. Tapi dia...Ya Allah...
Kalau aku tidak mendengar langsung dan melihatnya bercerita dengan linangan air mata, mungkin aku tidak percaya. Perkataan ini keluar dari mulut seorang yang biasanya kasar, ceplas-ceplos tanpa memikirkan perasaan orang lain. Namun, kali ini dia menangis, hal yang sangat jarang dia lakukan. Bahkan tidak pernah. Dan sekarang aku menyayanginya dan ikut menangis. Bukan, bukan kasihan. Tapi sayang itu timbul saat melihat sepetak hatinya yang begitu murni, apa adanya. Aku belajar saat itu juga, bahwa siapapun dia, sekeras apapun sikapnya, secuek apapun, seseorang butuh kasih sayang, butuh untuk didengar masalahnya. Walaupun dia tidak pernah meminta, tapi sebenarnya dia butuh itu. Seharusnya kita yang berada di dekatnya menyediakan waktu walau sebentar untuk mendengarnya. Bukankah kita menginginkan hal yang sama? Dan hari ini aku tidak merasa rugi sedikitpun. Biarlah aku sedikit terlambat rapat. Yah.. begitulah skenario Allah, cara-Nya begitu indah untuk mengingatkanku agar mensyukuri karuniaNya berupa orang tua terbaik yang tidak pernah berhenti menyayangiku. Ya. The place where I am. Terima kasih karena sudah mempercayaiku untuk mendengar masalahmu, teman.
Seperti biasa, agenda KOTA minggu ke-4 setiap bulannya adalah bedah karya anggota KOTA yang terpilih untuk dipublikasikan. Dan kali ini, karya Hilya terpilih setelah melalui seleksi ketat koordinator naskah oleh Vera Halfiani.
Nah berikut foto-foto kegiatan saat itu.
Rian (koordinator Kota) mulai memberikan komentar buat tulisan Hilya
Nah, sekarang gilirannya Hilya yang mengomentari komentar kawan-kawan terhadap tulisannya
LOMBA KARYA TULIS PEMUDA TINGKAT NASIONAL dan PENGHARGAAN UNTUK PENULIS ARTIKEL KEPEMUDAAN 2009
0 komentar Diposting oleh Komunitas Tinta Aceh di 01.48Deadline: 5 Mei 2009
LOMBA KARYA TULIS PEMUDA TINGKAT NASIONAL dan PENGHARGAAN UNTUK PENULIS ARTIKEL KEPEMUDAAN
Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga RI bekerja sama dengan Forum Lingkar Pena menyelenggarakan Lomba Karya Tulis dan Penghargaan untuk Penulis Artikel Kepemudaan.
Persyaratan Lomba Karya Tulis:
1. Naskah berbentuk "esai" dengan tema "Kepemimpinan Pemuda".
Peserta dapat memilih salah satu dari sub-sub tema berikut):
a. Pemuda [...]
Deadline: 5 Mei 2009
LOMBA KARYA TULIS PEMUDA TINGKAT NASIONAL dan PENGHARGAAN UNTUK PENULIS ARTIKEL KEPEMUDAAN
Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga RI bekerja sama dengan Forum Lingkar Pena menyelenggarakan Lomba Karya Tulis dan Penghargaan untuk Penulis Artikel Kepemudaan.
Persyaratan Lomba Karya Tulis:
1. Naskah berbentuk "esai" dengan tema "Kepemimpinan Pemuda".
Peserta dapat memilih salah satu dari sub-sub tema berikut):
a. Pemuda di Kursi Kepresidenan Indonesia
b. Pemimpin Muda Idaman.
c. Menjadi Pemimpin di Era Krisis Global.
d. Mencari Wadah Pencetak Pemimpin Bangsa.
e. Menjadi Pemimpin Lokal Berpikiran Global.
f. Jika Perempuan Menjadi Pemimpin Indonesia.
g. Budaya Baca Calon Pemimpin Bangsa.
2. Lomba dibagi dalam 3 kategori: pelajar, mahasiswa, dan umum.
3. Lomba terbuka untuk semua WNI berusia 15-35 tahun.
4. Esai tidak bertentangan dengan SARA dan tidak mengandung unsur
pornografi.
5. Naskah merupakan karya asli, bukan terjemahan, atau saduran.
6. Naskah belum pernah dipublikasikan di media massa cetak/elektronik
dan tidak sedang diikutkan dalam lomba sejenis.
7. Naskah ditulis dengan Bahasa Indonesia yang baik, diketik di kertas
A4, font Times New Roman, 6-12 halaman, spasi ganda.
8. Mencantumkan kategori di sudut kiri amplop pengiriman naskah.
9. Nama penulis harus diletakkan pada halaman terpisah dengan lembar
naskah
10. Naskah dikirim rangkap 3 (tiga).
Persyaratan Penghargaan Penulis:
1. Artikel telah dimuat di media massa cetak antara bulan Oktober 2008 – April 2009 yang bertema Kepemudaan.
2. Melampirkan artikel (atau fotokopinya) yang telah dimuat sebanyak tiga rangkap.
3. Lomba terbuka untuk umum (tanpa batasan usia)
4. Artikel tidak bertentangan dengan SARA dan tidak mengandung unsur pornografi.
5. Mencantumkan "Penghargaan Penulis" di sudut kiri amplop.
Persyaratan Teknis :
1. Pengiriman naskah disertai dengan fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Kartu Pelajar/Paspor dan biodata singkat: nama, alamat lengkap, nomor telepon/handphone, e-mail). Untuk pengiriman email, identitas diri dapat discan (dengan resolusi secukupnya).
2. Pengiriman naskah lomba esai atau penghargaan penulis dikirim ke:
Panitia Lomba Karya Tulis Tingkat Nasional dan Penghargaan Penulis
Jl. Rasamala Raya No 20 Depok Timur 16418
Naskah lomba juga dapat dikirim melalui email: lomba.menpora@gmail.com
(identitas diri dapat discan).
3. Naskah ditunggu selambat-lambatnya tanggal 5 Mei 2009
HADIAH setiap kategori dan Penghargaan Penulis:
Juara I: Rp2.500.000,-
Juara II: Rp2.000.000,-
Juara III: Rp1.500.000,
3 pemenang hiburan @ Rp500.000,-
* Pengumuman pemenang dapat dilihat di http://www.forumlingkarpena.net
dan http://forumlingkarpena.multiply.com pada 1 Juni 2009.
Acara ini diselenggarakan oleh :
Deputi Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Kementerian Pemuda dan
Olahraga bekerja sama dengan Forum Lingkar Pena
Didukung oleh: ANNIDA & Lingkar Pena Publishing House
Keterangan lebih lanjut hubungi
Maryati (021) 573 8158, HP: 085813144822
Koko 0813 67675459
Denny 0899 9910037
Sumber: milis FLP
Deadline: Mei 2009
Assalamu’alaikum wr. wb.
Berkenaan rangkaian acara Munas II FLP, selain pemilihan Ketua Umum, panitia juga menyelenggarakan Anugerah Pena FLP dan Lomba Novel. Berikut adalah pengumuman awal mengenai kedua kegiatan tersebut.
ANUGERAH PENA
Merupakan penghargaan yang diberikan oleh FLP kepada karya-karya terpuji yang dihasilkan oleh anggota FLP. Ini adalah penyelenggaraan untuk ketiga kalinya. [...]
Deadline: Mei 2009
Assalamu’alaikum wr. wb.
Berkenaan rangkaian acara Munas II FLP, selain pemilihan Ketua Umum, panitia juga menyelenggarakan Anugerah Pena FLP dan Lomba Novel. Berikut adalah pengumuman awal mengenai kedua kegiatan tersebut.
ANUGERAH PENA
Merupakan penghargaan yang diberikan oleh FLP kepada karya-karya terpuji yang dihasilkan oleh anggota FLP. Ini adalah penyelenggaraan untuk ketiga kalinya.
Adapun untuk kategorinya, adalah:
1. Karya Fiksi Terpuji (novel)
2. Cerpen Terpuji
(pernah dimuat di media massa lokal atau nasional)
3. Karya Nonfiksi Terpuji
4. Karya Esai Kritik Terpuji (pernah dimuat di media massa lokal atau nasional)
5. Penulis Terpuji (produktif)
6. Penulis muda berbakat
7. Penulis Favorit
8. Dedikasi untuk Tokoh Penulis/Sastrawan Terpuji
# Pengurus FLP wilayah dan cabang di seluruh Indonesia dan perwakilan luar negeri, dapat mengirimkan usulan/rekomendasi untuk kategori-kategori di atas, masing-masing 3 usulan untuk tiap kategori. Usulan tersebut akan menjadi masukan bagi panitia dalam menentukan finalis.
# Untuk Karya Cerpen Terpuji dan Esai Kritik Terpuji, dapat dikirim perorangan.
# Untuk kategori Penulis Favorit, terbuka bagi semua anggota FLP dan juga simpatisan untuk memilih, dengan syarat penulis yang diusulkan adalah anggota FLP.
# Usulan/rekomendasi dari pengurus wilayah ditunggu selambatnya tanggal 20 Mei 2009. Dikirim ke: flp.pusat@gmail. com
LOMBA NOVEL:
# Tema umum: optimisme terhadap kondisi sosial bangsa, dan karya yang mengangkat isu lokal.
# Deadline penerimaan: akhir Mei 2009.
Informasi lebih detail akan menyusul.
salam,
Badan Pengurus Pusat FLP
Ketua Umum
M Irfan Hidayatullah
dan Panitia MUNAS II FLP (Solo, 3-5 Juli 2009)
Sayembara Penulisan Buku Pengayaan 2009 - Pusat Perbukuan
0 komentar Diposting oleh Komunitas Tinta Aceh di 01.37Deadline: 15 Mei 2009
Anda Seorang Pendidik atau Tenaga Kependidikan
yang Senang menulis?
Ikutilah… SAYEMBARA PENULISAN NASKAH BUKU PENGAYAAN Tahun 2009
Tema penulisan naskah: Membangun manusia Indonesia yang cerdas dan kompetitif.
Naskah buku yang disayembarakan adalah naskah buku pengayaan, yaitu buku yang dapat memperkaya pengetahuan, [...]
Deadline: 15 Mei 2009
Anda Seorang Pendidik atau Tenaga Kependidikan
yang Senang menulis?
Ikutilah… SAYEMBARA PENULISAN NASKAH BUKU PENGAYAAN Tahun 2009
* Tema penulisan naskah: Membangun manusia Indonesia yang cerdas dan kompetitif.
* Naskah buku yang disayembarakan adalah naskah buku pengayaan, yaitu buku yang dapat memperkaya pengetahuan, mengembangkan keterampilan, dan membentuk kepribadian/ watak yang positif peserta didik untuk jenjang pendidikan SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/ SMK/MAK. Naskah yang disayembarakan adalah naskah fiksi dan nonfiksi.
A. Naskah fiksi adalah naskah yang diciptakan terutama berdasarkan kreativitas dan imajinasi, dalam bentuk:
1. prosa, berupa novel atau kumpulan cerpen;
2. puisi (kumpulan puisi);
3. drama (sebuah atau lebih drama).
B. Naskah nonfiksi adalah naskah yang berisi hasil observasi (secara langsung atau melalui studi kepustakaan) mengenai suatu proses atau suatu objek yang bersifat faktual, dalam bentuk:
1. pengayaan pengetahuan alam (tentang biologi, fisika, kimia, IPA, lingkungan alam, dll),
2. pengayaan pengetahuan sosial (tentang ekonomi, geografi, sejarah, sosiologi, antropologi, kesenian, dll),
3. pengayaan keterampilan.
Naskah nonfiksi dapat disajikan dalam bentuk eksposisi (pemaparan ilmiah populer) atau narasi (untuk penulisan biografi dan sejarah). Tokoh/objek, kegiatan, waktu, dan tempat yang dipaparkan/dikisahkan sepenuhnya bersifat faktual.
Hadiah
Pemenang I : Rp 17.000.000,00
Pemenang II : Rp 16.000.000,00
Pemenang III : Rp 15.000.000,00
Hadiah dikenai PPh 15%.
Jumlah pemenang sayembara untuk semua jenis dan jenjang pendidikan sebanyak 54 orang.
* Persyaratan
A. Peserta
1. Pendidik dan tenaga kependidikan, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun, dibuktikan dengan surat keterangan dari pimpinan atau salinan pensiun.
2. Belum menjadi pemenang tiga kali atau lebih dalam sayembara penulisan naskah buku pengayaan yang diselenggarakan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
B. Naskah
1. Isi naskah dapat dipertanggungjawabkan oleh penulis, tidak bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku, tidak bias gender, serta tidak menimbulkan masalah SARA.
2. Naskah merupakan karya asli, tidak berseri, belum pernah menjadi pemenang sebagian ataupun seluruhnya dalam sayembara mana pun, tidak sedang diikutsertakan pada sayembara lain, dan belum pernah diterbitkan yang ditunjukkan dengan surat pernyataan bermeterai Rp6.000,00 (enam ribu rupiah).
3. Naskah berbentuk biografi harus memenuhi ketentuan:
a. tokoh yang ditulis adalah warga negara Indonesia yang berprestasi di tingkat provinsi, nasional, atau internasional.
b. data harus akurat dan dapat dibuktikan keabsahan dan kebenarannya;
c. melampirkan izin dari tokoh yang diceritakan atau ahli warisnya.
4. Menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan sasaran dan tingkat berpikir pembaca.
5. Ilustrasi/gambar dibuat pada halaman tersendiri (terpisah) disertakan identitas gambar.
6. Naskah diberi identitas, yakni: (a) judul naskah, (b) kelompok naskah (fiksi atau nonfiksi), (c) jenis naskah (prosa, puisi, drama, pengayaan pengetahuan alam, pengayaan pengetahuan sosial, atau pengayaan keterampilan), (d) jenjang pendidikan (SD/MI, SMP/MTs, atau SMA/MA /SMK/MAK).
7. Naskah diketik di atas kertas A4, minimal 60 halaman, 2 spasi, minimal 20 baris per halaman. Apabila ditulis tangan, naskah ditulis rapi sekurang-kurangnya 80 halaman folio, minimal 25 baris per halaman.
8. Semua kutipan, foto, dan ilustrasi harus menyebutkan sumbernya (Undang-Undang Hak Cipta No.19 Tahun 2002).
9. Melampirkan identitas diri (KTP/SIM), dan riwayat hidup yang berisi informasi nama lengkap, NIP (jika ada), pekerjaan, alamat rumah dan kantor, telepon/HP.
10. Naskah dikirim kepada panitia Sayembara dalam bentuk ketikan/tulisan asli (bukan fotokopi atau tindasan) dan dijilid.
11. Setiap calon peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu (1) judul naskah.
12. Naskah dikirim paling lambat tanggal 15 Mei 2009 (stempel pos) kepada:
Panitia Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2009
Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Jln. Gunung Sahari Raya No. 04 Jakarta 10002
1. Naskah yang dikirim ke panitia menjadi milik panitia dan tidak dikembalikan.
* Penjelasan
1. Hasil keputusan Dewan Juri Sayembara tidak dapat diganggu gugat.
2. Pengumuman dan pemberian hadiah kepada pemenang akan dilaksanakan pada peringatan Hari Guru tahun 2009. Para calon pemenang sayembara akan diundang ke Jakarta untuk menghadiri pengumuman pemenang.
3. Hak Cipta (Hak Ekonomi) naskah pemenang sayembara ada pada Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Hak Moral melekat pada Penulis.
4. Informasi lebih lanjut tentang sayembara dapat menghubungi Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, Tel. (021) 3804248, Pesawat 275, Fax. (021) 3458151, 3806229, serta melalui Situs Internet Pusat Perbukuan dengan alamat www.sibi.or.id.
Deadline: 16 April 2009
LOMBA MENULIS ESAI : “MIMPIKU BULOG 2020” (Memperingati HUT BULOG 2009 : 42 Th BULOG, Semakin Dekat & Terbuka)
Perubahan terjadi setiap saat. Berubah menjadi baik dan semakin bermanfaat bagi lingkungan di sekitar adalah harapan kita. Baik kita sebagai perorangan maupun kita sebagai lembaga. Demikian juga dengan Perum BULOG. Menginjak [...]
Deadline: 16 April 2009
LOMBA MENULIS ESAI : “MIMPIKU BULOG 2020” (Memperingati HUT BULOG 2009 : 42 Th BULOG, Semakin Dekat & Terbuka)
Perubahan terjadi setiap saat. Berubah menjadi baik dan semakin bermanfaat bagi lingkungan di sekitar adalah harapan kita. Baik kita sebagai perorangan maupun kita sebagai lembaga. Demikian juga dengan Perum BULOG. Menginjak usianya yang ke 42 pada 10 Mei 2009, BULOG telah berubah, baik fungsinya maupun status kelembagaannya.
Perjalanan BULOG sebagai lembaga pangan yang berganti-ganti status sejak tahun 1967 hingga kini sebagai BUMN berbentuk Perum bukanlah perjalanan yang pendek. Untuk senantiasa memperbaiki diri, Perum BULOG membutuhkan masukan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal. Untuk itu BULOG merencanakan untuk menggali dan menampung aspirasi banyak pihak untuk perubahan BULOG untuk semakin dekat dan terbuka kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, dan Profesional.
Perum BULOG dengan moto “Andalan Ketahanan Pangan”, pada ulang tahunnya yang ke 42 juga ingin menguatkan posisinya menjadi salah satu penjaga Ketahanan Pangan yang mendukung swasembada pangan dengan mendorong penggunaan pangan lokal Indonesia. Untuk itu, pada HUT ke 42 BULOG, melalui website www.bulog.co. id , Perum BULOG mengajak karyawan dan masyarakat umum untuk menyampaikan aspirasinya melalui Lomba Menulis Esai untuk Masyarakat Umum dan Karyawan Perum BULOG.
Masukan dari masyarakat umum dan karyawan Perum BULOG diharapkan akan mampu memberi penyegaran dengan tulisan yang kritis, ide inovatif dan harapan untuk perubahan BULOG ke depan dengan langkah-langkah nyata yang mampu diaplikasikan oleh BULOG. Adapun ketentuan lomba adalah sebagai berikut:
1. Sesuai dengan tema HUT BULOG tahun 2009 yaitu “42 Tahun BULOG, Semakin Dekat dan Terbuka”, tema penulisan esai adalah “Mimpiku BULOG 2020”.
2. Esai diharapkan akan memuat tentang tinjauan kritis atas perubahan BULOG saat ini, mimpi atau harapan tentang BULOG masa depan, dan langkah-langkah atau ide inovatif yang dapat diaplikasikan untuk mencapai harapan BULOG tahun 2020, sesuai dengan fungsi BULOG sebagai BUMN.
3. Esai dengan tema “Mimpiku BULOG 2020” merupakan karangan asli yang belum pernah dipublikasikan;
4. Panjang esai 4-6 halaman kuarto huruf Arial 12 spasi ganda (tidak termasuk halaman yang menjelaskan identitas peserta);
5. Peserta dibagi dalam dua kategori yaitu (i) Masyarakat Umum dan (ii) Karyawan Perum BULOG.
6. Tulisan dikirimkan dalam bentuk softcopy ke email redaksiweb@bulog. co.id dan diterima panitia paling lambat 16 April 2009, disertai identitas diri (nama, nomor identitas diri, alamat tinggal, alamat email, nomor telepon yang dapat dihubungi) dan bukti identitas diri yang sah serta masih berlaku.
7. Semua naskah yang masuk menjadi hak milik penyelenggara dan tulisan yang layak akan ditampilkan di website www.bulog.co.id sesuai ketentuan website www.bulog.co.id.
8. Pengumuman pemenang disampaikan melalui website www.bulog.co.id pada 10 Mei 2009
9. Hadiah bagi para pemenang adalah sebagai berikut:
Kategori Masyarakat Umum
Juara 1 : Uang tunai Rp. 2.500.000,- dan sertifikat
Juara 2 : Uang tunai Rp. 2.000.000,- dan sertifikat J
uara 3 : Uang tunai Rp. 1.500.000,- dan sertifikat
Kategori Pegawai Perum BULOG
Juara 1 : Uang tunai Rp. 2.000.000,- dan sertifikat
Juara 2 : Uang tunai Rp. 1.500.000,- dan sertifikat
Juara 3 : Uang tunai Rp. 1.000.000,- dan sertifikat
Pph 5% ditanggung oleh pemenang. Hadiah sudah termasuk honor pemuatan di www.bulog.co. id 10.
Dewan Juri berasal dari internal dan eksternal Perum BULOG yang terdiri dari pengamat sosial ekonomi pertanian dan wartawan 11. Tidak diadakan surat menyurat dalam lomba. Keputusan Dewan Juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Tertanda Panitia Penyelenggara
www.bulog.co.id
Redaksi
Gedung Bulog I lt.6
Jl. Gatot Subroto Kav. 49
Jakarta Selatan
redaksiweb@bulog.co.id
Telp. 5252209 ext 1627 / 1527
KETENTUAN UMUM :
– Peserta adalah Warga Dunia, yang berdomisili di dalam maupun di luar negeri – Lomba di mulai dari tanggal pengumuman dari iklan yang di tayangkan di KOMPAS. – Hasil lomba foto / video ini akan di nilai oleh Dewan Juri untuk dipilih 3 orang pemenang untuk setiap kategori. [...]
KETENTUAN UMUM :
– Peserta adalah Warga Dunia, yang berdomisili di dalam maupun di luar negeri
– Lomba di mulai dari tanggal pengumuman dari iklan yang di tayangkan di KOMPAS.
– Hasil lomba foto / video ini akan di nilai oleh Dewan Juri untuk dipilih 3 orang pemenang untuk setiap kategori.
– Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, serta tidak melayani tanya jawab.
– Peserta yang mengirimkan foto / video dengan nama orang lain akan di kenai sanksi diskualifikasi.
Sanksi diberikan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
KETENTUAN KHUSUS :
– Pengiriman foto / video dialamatkan ke Panitia Penyelenggara.
– Jumlah foto / video yang dikirim ke panitia maksimal 5 (lima) per peserta.
– Durasi video maksimal 3 menit per klip.
– Penamaan judul foto selalu diawali dengan kalimat :
LOMBA FOTO & VIDEO KAMPANYE DEMOKRAT
– Lokasi pengambilan gambar adalah Wilayah Negara RI.
– Media Foto : Kamera Digital DSLR, Kamera Saku (pocket), Min. 3 MP.
– File yang dikirim dalam format Print out ukuran 10 R atau format JPEG maks. 1 MB
– Media Video : Kamera Digital Video Resolusi NTSC 480i atau PAL 5761.
– File video yang dikirim dalam format. Mov atau mp4.
– Warna foto / video bebas.
KRITERIA PENILAIAN :
– Foto/ video asli/ orisinil, bukan rekayasa komputer/ manipilasi foto/ bajakan.
– Unsur yang akan dinilai : tema/ pesan, teknik pemotretan/ pengambilan gambar dan penataan artistik.
– Masa lomba : tanggal 17 Maret, pukul 00.00 WIB hingga tanggal 5 April 2009, pikul 23.59 WIB.
– Foto harus bertemakan “Demokrat Campaign Tour 2009” yang menggambarkan situasi kampanye terbuka Partai Demokrat 2009.
– Hak cipta tetap pada peserta lomba, sedangkan hak publikasi/ hak pakai ada pada pihak penyelenggara.
Kirimkan materi lomba ke panitia penyelenggara :
Bravo Media Center (BMC)
Jl. Teuku Umar 51, Menteng, Jakarta Pusat 10350
CP : Eman (0813 85453961)
Materi diterima paling lambat tanggal 15 April 2009 (cap pos)
Coklat adalah makanan yang digemari oleh kebanyakan orang. Namun, jika dikaitkan dengan kesehatan gigi, coklat sering dijadikan sebagai musuh besar yang harus dihindari. Tiap orang tua begitu khawatir dengan coklat yang dikonsumsi anak-anaknya akan membawa dampak buruk bagi gigi mereka. Begitu pula dengan orang-orang yang begitu memperhatikan kesehatan gigi mereka. Namun, pertanyaannya sekarang, apakah benar coklat merupakan sumber makanan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan kesehatan gigi seseorang? Jawabannya adalah TIDAK.
Coklat yang selama ini diasumsikan sebagai makanan yang perlu dihindari ternyata juga punya manfaat yang baik bagi kesehatan. Kadang, sebagian dari kita selalu saja mencari kambing hitam dalam masalah-masalah tertentu, seperti halnya coklat, coklat dianggap merusak gigi, namun kandungan nutrisi dan efek coklat untuk tubuh sangatlah penting. Apakah kita harus menjauhi coklat karena ingin gigi kita sehat? kalau seperti ini bias-bisa semua makanan menjadi tidak boleh dikonsumsi.
Pada dasarnya, coklat bukanlah sumber utama penyebab kerusakan atau pun karies gigi. Sebenarnya, untuk tetap mendapatkan gigi yang sehat tidak perlu adanya larangan terhadap makanan-makanan tertentu. Semuanya, hanya tergantung pada upaya untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi dari sisa-sisa makanan yang menempel di gigi. Kerusakan gigi pada umumnya disebabkan oleh sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan. Hal ini disebabkan karena sisa makanan yang menempel di gigi akan bereaksi dengan saliva, bakteri-bakteri mulut, asam, basa, enzim, kuman, dan lainnya yang ada di mulut sehingga akibat dari reaksi penguraian ini akan menyebabkan karies atau gigi berlubang serta efek bau mulut.
Proses penguraian sisa makanan di mulut ini tentu memerlukan waktu. Karena itulah, membersihkan gigi dengan cara rutin menggosok gigi adalah salah satu cara untuk memotong proses tersebut, sehingga masalah kerusakan gigi dapat teratasi dengan mudah.
Menggosok gigi baiknya dilakukan dua kali sehari. Adapun waktu yang tepat untuk menggosok gigi adalah setelah sarapan pagi (pada saat ini kita sudah memotong proses dan mengilangkan sisa makan seperti yang telah dijelaskan di atas) dan pada malam hari sebelum tidur, karena pada saat mulut tidak beraktifitas akan terjadi proses penguraian makanan atau pembusukan makanan dalam mulut yang nantinya akan menyebabkan karang gigi dan karies, jadi, sebaiknya saat mulut akan berhenti beraktifita, semua sisa makanan yang ada di mulut dan gigi tersebut dibersihkan terlebih dahulu.
Oleh karena itu, proses pembersihan gigi ini sangat menentukan kualitas kesehatan gigi seseorang. Jika setelah mengkonsumsi coklat, gigi segera dibersihkan, maka kerusakan gigi pasti akan dapat dicegah. Apalagi cokelat dengan kualitas baik seperti couverture (cokelat murni), mampu lumer dalam suhu 40 derajat Celcius. Yang terpenting adalah usaha preventif untuk kesehatan gigi
Lalu, apakah coklat yang tersebut dapat dikonsumsi dengan kuantitas tak terbatas? Atau adakah batasan kuantitas dalam mengkonsumsi coklat? Jawabannya adalah tidak ada anjuran gizi yang pasti untuk ini, namun demikian makan coklat 2-3 kali seminggu atau minum susu coklat tiap hari kiranya masih dapat diterima. Dan berbicara tentang kesehatan gigi dan coklat. Coklat adalah dapat berteman dengan gigi. Namun, cokelat akan menjadi musuh gigi jika dijadikan musuh. Intinya hanya satu hal, yaitu upaya penjagaan kebersihan gigi agar coklat tetap bisa menjadi teman gigi.
Aku mulai menyadari keberadaanku yang telah ada sejak sebelum manusia dibentuk pertama kalinya. Ada banyak faktor negosiasi atas keadaanku dan Sang Pencipta telah menetapkan bahwa aplikasi terbesarku ada pada diri manusia saat itu. Semua itu akan menjadi suatu tameng yang menjamin akan keberadaanku selamanya.
Pernah terbesit dibenakku bagaimana jika suatu saat ikrar tentang keberadaanku ternyata hanya sekedar janji palsu semata. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana nantinya. Mungkin saat ini aku telah menjadi salah satu rasa yang tertanam di hati manusia untuk mendeskripsikan siapa sebenarnya mereka. Tapi bagaimana nantinya? Sejauh ini aku merasa aman-aman saja dengan keberedaan ini. Aku merasa hadirnya aku semakin memperkuat komitmen mereka dalam menjalani kehidupannya. Alur perjalananku masih lurus dan mengalir aman. Aku merasa semakin percaya diri dengan diriku sendiri.
Sekian lama aku melangkah berani, bahkan aku telah berteman baik dengan kesombongan dan keangkuhan karena tak tergoyahkan lagi keberadaanku ini. Namun, tertanyata, ada yang salah dengan aplikasi sikapku. Berteman baik dengan kesombongan membuat aku lupa diri bahwa aku adalah rasa setia yang baik yang tentunya setiap kebaikan itu pasti akan mendapatkan cobaan. Dan aku tau bahwa ada banyak sekali bisikan lain yang menginginkan aku pergi. Sesaat aku menjadi takut. Dan kini semua terjawab sudah. Semua ketakutanku menjadi nyata. Keyakinan manusia terhadapku mulai memudar, bahkan kemudian melupakanku.
Aku mulai berfikir, apa yang sebenarnya membuat manusia tak menginginkanku lagi. Bukankah aku telah membawa bahagia dalam hidup mereka? Mungkinkah bahagia mereka telah memudar kini? Tanda tanya besar menghampiriku, aku bingung.
Tapi, ada banyak hal kurasa yang membuat manusia gundah untuk dapat mempertahankanku dalam hati mereka. Salahkah jika ternyata manusia menginginkan suatu keadaan lain yaitu suatu situasi di mana aku tidak lagi terdapat di dalamnya? Mungkin dengan berpaling dari rasa setia awal yang ada akan membuat hidup mereka semakin baik. Jika saja ini dipandang dari sudut pandangku mungkin aku akan mengatakan ini sungguh keterlaluan, tapi, aku juga tidak mau terlalu egois kepada keadaan seperti itu, manusia juga berhak untuk membuat hidupnya bervariasi. Dengan segala pertimbangan itu, aku terkadang berpikir untuk menghindar atau menghilang dari hati mereka, hingga tak lagi ada rasa setia yang akan membebani langkah mereka.
Aku merasa benar-benar dipuncak kebingungan, ini dilema besar untukku. Aku kembali teringat dengan ikrar dulu. Jika saja aku betul-betul pergi dari hati jasad-jasad itu, maka apa yang akan terjadi dengan konsekuensi ikrar itu? Jasad-jasad itu pasti akan terlihat begitu bodoh oleh ucapan ikrarnya. Begitu bodoh karena ikrar itu telah membuat aku ada dalam kehidupan mereka. Ya, seharusnya manusia tak mengundang rasa setia datang dalam ucapan ikrar mereka. Aku merasa begitu kasihan menyadari kenyataan ini. Tetapi, jika saja aku masih tetap bertahan ada dalam hati mereka, apakah aku tidak menjadi beban yang berat untuk mereka? Aku juga tidak bisa terus bertahan.
Aku pergi, kembali, akan pergi, ingin kembali, Melangkah pergi, teringat tuk kembali,aku tak bisa memutuskan pilihan pergi atau tetap. Dan kini kudapatkan keadaan manusia semakin aneh dan tak dapat dimengerti. Koordinasi pikiran dan hati pun kacau balau, semua karena aku. Semakin lama semua semakin tidak terkontrol, hingga suatu saat, sebuah keyakinan rasa berpaling mendepakku keras dan mengusirku dari hati manusia. Aku masih mencoba untuk bertahan. Namun, semua aspek hati, pikiran, dan jasad tidak lagi memihak padaku. Sepertinya aku memang harus pergi. Ya, sekarang aku tak lagi ragu, aku tidak akan memperdulikan apa yang akan terjadi pada hidup manusia saat aku tidak lagi ada. Senangkah mereka? Atau sedihkah mereka? Aku tidak mempermasalahkannya lagi, karena aku tak lagi menjadi bagian rasa hati mereka. Aku adalah rasa setia yang berpaling.
Persahabatan??? Hhmm..kayaknya ini adalah hal yang gak mungkin bisa dipisahkan dari kehidupan kita. Coba deh kamu bayangkan kalau kamu hidup sendiri tanpa teman? Gak kebayang dech betapa sepinya hidup kamu. Ahli Psikolog mengatakan kalau seseorang seharusnya punya hubungan sosial pertemanan minimal dengan punya dua orang teman. Hal ini penting banget lho karena dengan berteman kita akan belajar bagaimana caranya berko

Good friend is.......
Kalau ditanya nie, pastinya akan banyak sekali definisi tentang yang disebut teman baik. Misalnya saja ada yang beranggapan kalau teman yang baik itu adalah....
Orang yang pertama kali kita telepon saat kita lagi sedih
Orang yang bisa membuat kita tertawa dan semangat kembali di saat kita lagi sedih
Orang yang always membantu kita tanpa pamrih
Orang yang akan menasehati kita saat kita melakukan kesalahan, dan akan memarahi kita saat kita lagi lagi mengulang kesalahan yang sama
Orang yang tau rahasia yang paling memalukan dalam hidup kita
Orang yang mau menerima kita apa adanya
Orang yang akan selalu mengingat kita walaupun udah lama bangeeeeeet gak jumpa
Orang yang selalu menjadi motifasi dalam hal positif, akan jadi lawan yang bersaing sehat dalam pelajaran dan hal-hal positif lainnya
Bla...bla...bla...bla....bla......
Pokoknya buanyak banget dech tu definisi teman baik lainnya yang sering kita dengar,bahkan kita uraikan sendiri.
Namun yang paling penting dari semua definisi tersebut adalah ketika kita sudah bertemu dengan teman yang baik yang sesuai dengan definisi kita, maka harus dijaga baik-baik lho, karena untuk menemukan teman yang baik tersebut tidaklah mudah, perlu proses yang panjang dan penuh dengan liku-liku. Fuih...,capek dech!
Friend, Best Friend Or.....
Kebersamaan dalam persahabatan memang gak selalu berjalan datar dan sama rata, persahabatan juga melahirkan kasta-kasta persahabatan. Tiap orang punya sifat yang berbeda-beda, gak bisa disamaratakan untuk satu sifat. Makanya, kita harus tau kategori penempatan posisi tiap teman sesuai dengan kastanya masing-masing.
Kategori Teman
Ada banyak hal yang akan kita lakukan dengan teman-teman kita, hang out bareng, pulang kampus bareng,pokokny banyak dech. Mereka asyik diajak untuk menghabiskan waktu bareng, namun, mereka bukan orang pertama yang dicari saat kita sedang ada masalah dengan keluarga atau pun pacar kita.
Biasanya teman-teman kayak gini ada karena kita berada dalam lingkungan yang sama, hobi yang sama, atau pun kelompok yang sama. Mereka adalah orang-orang yang membuat hidup kita lebih berwarna. Mereka adalah orng-orang yang asyik diajak diskusi, tp tidak untuk hal yang lebih pribadi, kedekatan emosi dengan mereka juga gak terlalu banyak.
Kategori Sahabat
Sahabat adalah orang yang selalu mendukung kita dan menjadi pendorong semangat di saat kita susah dan sedih. Dia seolah menjadi bayangan kita, dech! Pertalian emosi diantara persahabatan ini memang erat banget. Namun,buakan berarti seorang sahabat harus selalu punya kegitan sama kayak kita, selalu bersama kita. Gak perlu deh, terlalu bergantung juga. Kita juga punya keinginan sendiri, gak perlu ikut-ikutan masuk klub nari Cuma karena sahabat kita masuk klub itu, padahal kita gak punya bakat di bidang tersebut. Intinya, tetap jadi diri sendiri dalam persahabatan kita karena sahabat sejati itu pada dasarnya selalu punya kecocokan hati dengan kita, Bukan karena kita berpikir kalau kita kelihatan cocok.
Teman atau Musuh???
Kalau ada seseorang yang muncul saat dia susah dan butuh bantuan kita dengan mengatasnamakan persahabatan, tapi kemudian hilang tanpa jejak dan gak ingat sama kita saat dia senang. Itu sih bukan teman namanya. Apalagi kalau dia sama sekali gak peduli saat kita sedang punya masalah. Ggrrhhh...gerem..gerem..gerem... “Teman terbaik bisa menjadi musuh terburuk”. Karena suatu masalah, persahabatan pun bisa menjadi suatu hal yang buruk dan gak enak banget.
So, guys , posisikan diri kita di kategori yang benar dan jaga baek-baek tu teman-teman dan sahabat yang sudah kita punya, lets make the friendship area.
Banyak orang berkata: “Saya ingin jadi penulis! Sumpah!” Tetapi mereka malas membaca, malas untuk mulai menulis. Sampai kapan pun mereka tak akan jadi penulis. Padahal menulis adalah salah satu bentuk komunikasi dan refleksi kecendekiaan seseorang yang dibutuhkan dalam perkembangan orang itu sendiri dan masyarakatnya. Menurut James Peannebaker, menulis bisa menjadi terapi diri atau bahasa awamnya: menghilangkan stres! Dan menurut Abdurahman Faiz, "Menulis bisa membuatmu menolong orang lain".
Lantas adakah kiat praktis untuk menjadi penulis? Tentu saja ada! Disimak baik-baik ya!
1. Suka membaca
Membaca dan menulis mempunyai kaitan yang erat sekali. Untuk bisa menulis dibutuhkan wawasan yang memadai. Wawasan kita akan berkembang terutama bila kita banyak membaca. Muhammad Iqbal pernah menganjurkan kepada pemuda-pemudi Pakistan, agar dalam seminggu minimal mereka membaca lima buku. Bukan hanya membaca buku yang mereka minati atau sesuai dengan bidang yang mereka tekuni, tetapi juga membaca buku lain-- di luar minat dan bidang mereka. Ini belum termasuk koran dan majalah lho! Tak ada ruginya pula menyempatkan waktu membaca karya para pengarang ternama serta mempelajari apa kelebihan buku ciptaan mereka.
Oya, membaca yang kami maksud di sini juga berarti membaca apa saja, bukan terbatas pada buku. Bacalah diri, lingkungan, masyarakat, semesta, ini akan sangat membantu Sobat menjadi penulis yang peka.
2. Mencintai bahasa
Kita tak akan bisa lepas dari bahasa sepanjang hari, selama hidup kita. Bukan itu saja, kerap kali kadar intelektual seseorang diukur pula dari cara ia menggunakan bahasa. Jadi mengapa kita tak mencoba untuk senantiasa mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik? Bahkan tahukah anda, ternyata menyenangkan juga membuka-buka KUBI (Kamus Umum Bahasa Indonesia). Di sana masih banyak kata yang jarang digunakan, padahal cukup indah dan bisa kita pakai untuk tulisan kita.
3. Menulis catatan harian
Mempunyai catatan harian dan menuliskan apa yang kita pikirkan, kita rasakan atau kita alami setiap hari di dalamnya menjadi latihan yang efektif bagi mereka yang ingin menjadi penulis. Bukan itu saja, siapa tahu kelak anda menjadi orang terkenal dan catatan harian anda dibukukan seperti Anne Frank! Sekarang bahkan anda bisa menulis catatan harian anda di blog, multiply, dan website pribadi Sobat. Mengapa tak memulainya?
4. Korespondensi
Sama dengan catatan harian, korespondensi juga menjadi latihan yang baik dan efektif. Kita akan terbiasa bercerita atau menuliskan gagasan yang mungkin akan didukung atau dibantah oleh ‘sahabat pena’ kita. Mau tidak mau hal tersebut membuat kita terpacu untuk lebih meningkatkan wawasan agar nyambung dengannya. Nah, kalau merasa menulis surat via pos sekarang sudah tidak masanya, kita tetap bisa mengembangkan korespondensi ini melalui surat elektronik (e-mail). O ya, satu hal. Dulu saya selalu bertanya-tanya, mengapa Kartini begitu berarti bagi negeri ini, hingga hari kelahirannya diperingati setiap 21 April? Apa yang membuat dia lebih istimewa dari Dewi Sartika, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, Rasuna Said, atau Christina Martha Tiahahu? Apakah karena peran Kartini bagi pendidikan dan kebangkitan perempuan Indonesia? Nama-nama yang disebut barusan juga tak kalah hebat. Lalu apa dong sebabnya? Baru kemudian kami tahu, salah satunya pasti karena Kartini menuliskan pikiran dan perjuangannya! Sedang pahlawan perempuan yang kami kagumi dan sebut namanya tadi, tidak. Meski hanya bermaksud korespondensi, akhirnya surat-surat Kartini bisa terbit dalam bentuk buku.
5. Latihan deskripsi dan imajinasi
Cobalah deskripsikan kamar Sobat secara detil melalui tulisan. Mudahkah? Latihlah terus kemahiran itu dengan mencoba “melukiskan” ruangan, alam terbuka, orang, benda-benda sekitar dan lain sebagainya. Lalu kembangkan imajinasi Sobat. Saat di pagi hari anda melihat seorang nenek tua menatap anda dari balik jendela rumahnya, anda bisa mulai bertanya-tanya dan menerka banyak kemungkinan. Siapa dia? Apa yang dia inginkan dari Sobat? Bahagiakah hidupnya? Apa ia punya rahasia masa lalu yang tragis? Kalau Sobat tulis, pertanyaan-pertanyaan itu akan menjelma jalinan cerpen atau novel deh!
6. Hobi meneliti dan berdiskusi
Menulis bukan melulu persoalan ketrampilan berbahasa. Tulisan bisa menjadi lebih berkualitas dengan penelitian. Penelitian sering membuat tulisan kita lebih ‘kaya,’ unik dan cerdas. Begitu pula dengan diskusi. Seringkali kita temukan hal-hal baru usai kita berdiskusi dengan seseorang. Kita pun bisa berlatih untuk mencoba menuliskan kembali apa saja yang kita diskusikan dengan teman kita, misalnya. Dan tiba-tiba, seperti habis membaca banyak buku, kita akan merasa semakin ‘kaya.’
7. Publikasikan karya Sobat!
Banyak orang merasa malu dan ragu mempublikasikan karya mereka di media massa dengan alasan baru pemula atau takut karyanya dikritik sebagai karya yang tak bermutu. Akhirnya karya-karya tersebut hanya ditumpuk dalam laci atau disimpan dalam folder entah sampai kapan. Cobalah untuk lebih pede mengirimkannya, tapi tetap dengan mental yang siap bila karya itu tak dimuat. Kadang kita selalu merasa karya yang kita tulis itu buruk, amit-amit lah pokoknya. Tapi bisa jadi pembaca justru merasa sebaliknya. Boleh juga kita minta beberapa teman dekat yang senang mengapresiasi untuk membaca karya tersebut sebelum kita kirimkan--- kalau memang belum terlalu pede untuk langsung mengirimkan setelah kita menuliskannya. Nah agar bisa cepat menerbitkan buku, salah satu caranya adalah dengan meminta semacam kata pengantar dari penulis atau pengamat sastra terkemuka, misalnya. Atau paling tidak meminta semacam endorsmen (komentar di belakang buku). Penerbit yang kita tuju pun menjadi lebih yakin pada kita.
Demikian beberapa kiat yang perlu kita coba untuk bisa menjadi penulis yang baik. Tak perlu terlalu resah dengan kata ‘bakat’. Bila Sobat merasa tak berbakat, anda tetap bisa menjadi penulis hebat, asal punya tekad dan terus latihan. Mochtar Lubis bilang, hanya diperlukan 10% bakat dan 90 % tekad serta latihan untuk menjadi penulis yang sukses. Jadi, selamat menulis ya :)
Banyak membaca.
Sobat dapat memulai untuk menulis dengan baik adalah dengan membaca dengan baik pula. Benamkan diri Sobat ke dalam novel, puisi, atau artikel yang Sobat baca. Membaca adalah langkah penting dalam proses menulis karena tidak hanya memberikan ide baru mengenai hal yang akan ditulis, namun juga memberikan banyak vocabulary baru untuk memperkaya tulisan Sobat.
Ikut dalam grup tulis-menulis.
Grup yang dimaksud seperti komunitas menulis yang ada di sekitar Sobat atau group di internet. Jika Sobat memiliki batasan penulisan, maka bebaskan pikiran Sobat dan biarkan semua kata mengalir sendiri. Dengan begitu, Sobat dapat berkomunikasi dengan penulis lain seperti Sobat, seperti menanyakan saran atau ide ketika Sobat sedang buntu atau tips yang digunakan untuk menulis dengan baik, atau berbicara dengan penulis lain.
Hanya menulis.
Tidak peduli apapun itu, atau apakah itu jauh di atas logika, cobalah untuk tetap menulis. Jika Sobat merasa buntu, istirahatlah sebentar, dan kembalilah setelah beberapa jam atau bahkan beberapa hari berikutnya. Dengan begitu, Sobat akan memiliki ide-ide baru dan Sobat dapat menambahkannya di tulisan Sobat, setelah beristirahat sejenak.
Pikiran fokus di satu tempat.
Jagalah ide Sobat dan jangan campur adukkan ide secara bersamaan. Hal ini dapat membuat pembaca bingung jika Sobat melompat dari satu topic ke topic lain tanpa adanya penjelasan diantaranya. Pastikan ide Sobat masih dapat dikembangkan, dan jangan melompat terlalu jauh dari topik utama. Jika Sobat mulai menyimpang dari topik utama, maka pastikan Sobat dapat membawa isi kembali ke topik utama di bagian akhirnya. Buatlah beberapa alasan mengapa topik utama diletakkan di bagian awal.
Sediakan waktu untuk menulis.
Jika Sobat sangat sibuk untuk mendedikasikan diri Sobat untuk menulis, maka Sobat dapat berimprovisasi untuk menyediakan waktu sepuluh menit saja per hari. Banyak latihan membuat kesempurnaan, dan tanpa latihan, maka tulisan Sobat akan tampak monoton. Setting diri Sobat untuk berada dalam ketenangan, kenyamanan, dan biarkan kata-kata mengalir dalam pikiran Sobat. Makin banyak Sobat menulis, maka semakin mudah untuk terus berpikir mengembangkan pembuka dan penutup tulisan yang menarik.
Cek spelling dan grammar yang error.
Walaupun terkesan sepele, namun usahakan untui membuat kesan yang baik dalam tulisan. Jika Sobat ingin menunjukkan tulisan Sobat kepada orang lain, dan tampak banyak kesalahan ejaan di sana sini, maka tidak ada seorang pun yang dapat berkonsentrasi untuk membaca content tulisan Sobat, dan justru mereka akan menjadi bingung. Untuk alasan ini, maka pastikan ejaan tulisan Sobat sesempurna mungkin.
Percaya diri.
Percayalah kepada kemampuan dan apa yang Sobat tulis, dan jangan takut bila suatu ketika diminta untuk mempresentasikannya atau naik ke level yang lebih tinggi. Pada intinya, banyak latihan dan membaca, maka akan membuat Anda percaya diri ketika membuat tulisan, apapun bentuknya.
BEBERAPA TIPS JIKA KAMU INGIN JADI PENULIS HANDAL
0 komentar Diposting oleh Komunitas Tinta Aceh di 00.20Sobat, banyak di antara kita merasa kesulitan untuk menulis. Pada hal menulis adalah hidup itu sendiri. Sebab menulis bisa memberi kita tempat untuk menyimpan dan menikmati suatu kenangan, pengetahuan, pemikiran, keinginan, perasaan, tujuan dan harapan-harapan. Dengan demikian, menulis membantu menemukan siapa diri kita, kenapa kita ada di muka bumi ini? Apa yang hendak kita perbuat dan tujuan apa yang hendak kita capai, kemana kita akan pergi? Dengan menulis dapat memberi kita harapan, membantu kita bermimpi luas dan dalam, serta membuat kita mengetahui bagaimana cara mendapatkannya. Dengan begitu, kita akan menjadi punya arti dan tujuan dalam hidup ini, karena dengan menulis bisa membuat hidup terasa lebih hidup.
Sekarang bagaimana agar menjadi penulis yang handal? Ada lima tahap yang mesti dan harus dilakukan dengan komitmen yang tinggi. Tanpa komitmen dan keseriusan melakukan 5 tahapan ini, mustahil akan menjadi penulis yang handal. Pertama, latihan, kedua, latihan, ketiga, latihan, keempat, latihan, dan kelima, latihan. Lho! Kok bisa, Ya bisalah. Bisa karena biasa! Artinya Sobat, setiap saat kita harus selalu melatih diri hingga tulisan yang kita buat sungguh-sungguh sempurna. Menulis itu seperti naik sepeda atau berenang kalau kita tidak pernah berlatih maka juga tidak akan pernah bisa naik sepeda kalau takut jatuh dan enggan berlatih untuk menaikinya. Tidak akan pernah bisa berenang kalau takut dengan air. Oleh karena itu, agar kita menjadi penulis yang handal teruslah berlatih, berlatih, dan terus berlatih hingga kita terbiasa dan mahir melakukannya.
Sobat, menulis adalah mengikat gagasan dan gagasan itu muncul ibarat petir yang melesat dengan cepat. Gagasan adalah sebuah interaksi tentang apa yang berhasil ditangkap oleh pikiran. Jika berhasil menangkap gagasan tersebut, kita bisa menuangkan dalam bentuk verbal, baik secara tulisan, maupun lisan. Nah, to the point deh, berikut beberapa kiat atau langkah-langkah apa yang dapat kita lakukan untuk mewujudkan gagasan tersebut menjadi bahasa tulis.
1. Mengenali datangnya gagasan.
Ide atau gagasan yang tersusun dalam pikiran dapat muncul di mana saja dan dipicu oleh apa saja dan berlangsung secara spontan, sangat cepat atau kadang tak terduga datangnya. Segeralah Sobat menulis langsung di depan computer atau langsung menulis di atas secarik kertas atau ke mana-mana bawa buku agenda, setiap ada inspirasi muncul segera ditulis.
2. Menggali ide.
Dengan melakukan observasi, melakukan perjalanan, bertemu dengan beberapa orang, melakukan wawancara, dan mungkin sedikit investigasi. Observasi itu diartikan merekam apa yang anda lihat dan rasakan. Dari perjalanan tersebut, mungkin kita tidak hanya menemukan gagasan saja, tapi sekaligus juga pelajaran hidup yang lebih berharga.
3. Sumber Bacaan.
Ibarat bahan bakar, membaca merupakan sarana utama untuk lebih memotivasi diri dalam menulis. Tumbuhkan terus minat baca! Mulailah membaca dari hal yang sederhana atau hal-hal yang Sobat sukai. Tak jarang akhirnya akan muncul gagasan yang brilian. Bahan bacaan tidak selamanya dalam bentuk buku, sebuah koran di pagi hari atau majalah dan jenis bacaan lainnya juga bisa menjadi sumber inspirasi.
4. Mengembangkan Kebiasaan.
Jadikan membaca menjadi ritme kebiasaan Sobat sekalian. Setelah itu, jadikanlah menulis sebagai kebiasaan pula. Smith (1988) mengemukakan bahwa, kita menulis, setidaknya, karena dua alasan. Pertama, menulis untuk berkomunikasi dengan orang lain. Namun yang lebih penting, Sobat menulis untuk diri Sobat sendiri untuk memperjelas dan merangsang pikiran, serta mengungkapkan semua gagasan yang ada dalam pikiran Sobat sekalian.
5. Menulis dari mana saja.
Mulailah menulis dari mana saja, sesuai dengan minatmu. Terkadang, tidak ada salahnya juga Sobat gunakan Prinsip Jurnalistik 5W + 1H. Misalnya, saat Sobat menulis cerita fiksi tentang semua yang Sobat alami, Sobat lihat, dan Sobat rasakan dapat Sobat tumpahkan dalam tulisan.
Semoga beberapa hal di atas bisa menjadi stimulus untuk segera menulis atau menangkap sebuah gagasan. Sobat, perlu kita ingat selalu berlatih dan berlatih serta tidak bosan untuk melakukan perbaikan terus-menerus. Jadikan juga kebiasaan untuk mendokumentasikan data atau bahan-bahan penulisan. Jangan lupa, jika sudah jadi , publikasikan tulisan Sobat agar bisa dibaca dan menginspirasi banyak orang, bisa melalui blog Sobat, newsletter, majalah, tabloid, atau surat kabar. Bergabunglah dengan komunitas sesuai minat Sobat agar semangat Sobat untuk menulis terjaga. Baca, baca, baca, dan simpanlah apa yang Sobat baca itu. Menulis, menulis, dan menulislah apa saja yang menjadi minat Sobat guna menjadi inspirasi mulia bagi sesama. Bergabunglah dengan masyarakat pecinta buku atau klub-klub menulis yang ada di sekitar Sobat!

Nick Name : Rian
Nama Pena : Rian
Studi : Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala
Email : sayang_mama123@yahoo.com/
Fs : novy_reand@yahoo.co.id
Blog : http://rianprestasi.blogspot.com
Spesifikasi : Non fiksi (KTI, Essay, Opini, Jurnal Ilmiah)
Jabatan : Koordinator Klub
Track Recor :
- Peserta lomba karya tulis mahasiswa tahun 2009 se-Nanggroe Aceh Darussalam yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry Banda Aceh dengan tema "Implementasi Polmas dan HAM Dengan Pendekatan Budaya Aceh" dengan judul karya tulis "Peranserta Mahasiswa Dalam Penerapan Polmas di NAD Sebagai Wujud Nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi".
- Finalis Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) Tingkat Nasional tahun 2006 yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta dengan judul penelitian "Budaya Malu Dalam Keluarga Masyarakat Aceh Barat".
- Peserta Lomba Karya Tulis SMA se-Indonesia tahun 2006 yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dalam rangka "Symposium of National Education : Ideas for Better Education" dengan judul karya tulis "Sistem Evaluasi Akhir Pendidikan Menengah Atas di Indonesia".
- Organizing Committee of International Conference on Mathematics, Statistics, and Applications(ICMSA), Juni 2008 yang diselenggarakan oleh IMT-GT (Indonesia, Malaysia, and Thailand- Growth Three) di Hermes Palace Hotel.
- Peserta Lomba Essai Tingkat Nasional tahun 2008 dalam rangka merayakan kemenangan Revolusi Islam yang ke-29 dan Hari Nasional Iran, yang diselenggarakan berkat kerja sama Kedutaan Besar Republik Islam Iran bekerja sama dengan Departemen Pendidikan Nasional RI.
- Finalis Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) tingkat Nasional tahun 2008 bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) yang diselenggarakan oleh Direktur Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional dengan tema "Membangun Identitas Bangsa" di surabaya dengan judul karya tulis "Partai Politik Lokal Dalam Perspektif Politik".
- Finalis Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa bidang Lingkungan Hidup (KKTM-LH) tingkat nasional tahun 2008 bidang Lingkungan Sosial dan Budaya Kesehatan Nasional yang diselenggarakan oleh Direktur Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional dengan tema "Pembangunan Berkelanjutan Dalam Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup Menurut Perspektif Mahasiswa" di Surabaya dengan judul karya tulis "Dampak Konversi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Menjadi Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Serta Upaya Penegakan Hukum".
- Peserta Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa bidang Lingkungan Hidup (KKTM-LH) Tingkat Nasional tahun 2008 bidang Biotis yang diselenggarakan oleh Direktur Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional dengan tema "Pembangunan Berkelanjutan Dalam Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup Menurut Perspektif Mahasiswa" dengan judul karya tulis "Metode Pendekatan Parsitipatif Pada Rehabilitasi Hutan Pantai Pasca Tsunami Wilayah Pesisir Aceh".
Nickname : Vera
Nama Pena : Dream Chaser
Studi : Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala
Email : verahalfiani@yahoo.com
Blog : http://smiling-sky.blogspot.com
Motto : fight till the very end
Spesifikasi : Non fiksi(resensi, feature, ekposisi)
Jabatan : Koordinator Naskah
Track Recor :
1. Finalis Lomba Karya Tulis yang diselenggarakan oleh PT Kapal Nusantara tahun 2006 tingkat Prov. NAD.
2. Juara I Olimpiade Astronomi Tingkat Kota Madya Banda Aceh tahun 2006.
3. Peserta Olimpiade Matematika tingkat Nasional tahun 2008 diselenggarakan oleh Dikti dilangsungkan di USU.
4. Organizing Committee of International Conference on Mathematics, Statistics, and Applications(ICMSA), Juni 2008 yang diselenggarakan oleh IMT-GT (Indonesia, Malaysia, and Thailand-Growth Three) di Hermes Palace Hotel.
5. Peserta International Workshop on Science di Fukui-Jepang tahun 2008 diselenggarakan oleh University of Fukui dan JASSO.

Nickname : Yuyun
Nama Pena : Yuyun
Studi : Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala
Email : kaila_mirsa@yahoo.com
sakura.yuchan@gmail.com
Friendster/YM : kaila_mirsa@yahoo.com
Blog : http://londaraaceh.blogspot.com
Motto : Menulislah hingga "KEMALASAN" malas membuatmu untuk menulis
Spesifikasi : Non fiksi(Karya Tulis Ilmiah (KTI), Laporan Berita, Opini)
Jabatan : Koordinator Blog
Track Recor :
1. Juara I Lomba Cerdas Cermat se-Kabupaten Bireuen tahun 2006 dalam rangka Porseni.
2. Juara III CC Fisika se-Kab. Bireuen tahun 2006 yang diselenggarakan Universitas Al-Muslim Peusangan, Bireuen.
3. Juara III CC Biologi se-Kab. Bireuen tahun 2007 yang diselenggarakan Universitas Al-Muslim Peusangan, Bireuen.
4. Organizing Committee of International Conference on Mathematics, Statistics, and Applications(ICMSA), Juni 2008 yang diselenggarakan oleh IMT-GT (Indonesia, Malaysia, and Thailand-Growth Three) di Hermes Palace Hotel.
5. Peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah se-NAD tahun 2009 yang diselenggarakan oleh Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ar-Raniry bekerja sama dengan Polda dan IOM dalam rangka "Pengenalan Polmas dan HAM Pada Perguruan Tinggi se-NAD dan HUT Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry ke-40" dengan judul karya tulis "Pengimplementasian Polmas Melalui Pemantapan Kinerja Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Dengan Integrasi Ke Dalam Tuha Peuet".
6. Peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah se-NAD tahun 2009 yang diselenggarakan oleh Yayasan Sosial Sheikh bin Mohammad Al-Thani cabang Indonesia yang bertemakan "Hijab Wanita Muslimah", dengan judul karya tulis "Kesadaran Penggunaan Hijab di Kalangan Kaum Wanita Zaman Sekarang".

Nick Name : Lya or Ya
Nama Pena : Denta Pooh
Studi : Fakultas Kedokteran (Prodi Kedokteran Gigi) USK
Email/Fs : lyra_rilya@yahoo.co.id
Blog : -
Spesifikasi : Non fiksi (Opini), but especially fiksi.
Jabatan : Koordinator Keuangan
Track Recor :

Nick Name : Wafda
Nama Pena : Wafda
Studi : Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala
Email : sweet_87nurhaliza@yahoo.com
Fs : wafda.wfd17@gmail.com
Blog : -
Spesifikasi : Fiksi (Cerpen)
Jabatan : Humas
Track Recor :
.jpg)
Nick Name : Raudhah/ oya
Nama Pena : El-Jane
Studi : Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala
Email : paradisepark@rocketmail.com
Fs : oya_park@yahoo.co.id
Blog : -
Spesifikasi : Fiksi (Cerpen)
Track Recor :
1.